Wednesday, December 17, 2008

Penjara paling mengerikan didunia (saat ini)


Seorang pria kelahiran Aljazair yang baru bebas dari penjara Guantanamo Kuba mendeskribsikan bahwa penjara tersebut merupakan tempat paling buruk di bumi.

"Selama hampir tujuh tahun, saya merasa berada di ujung dunia, tempat paling buruk di dunia," ungkap Mustafa Ait Idir kepada harian Bosnia Dnevni Avaz dan dikutip AFP, Rabu (17/12/2008).

"Jika saya melakukan sesuatu yang salah, kondisinya akan semakin buruk lagi," kenangnya.

Idir bersama dua warga Bosnia lainnya Mohamed Nechla dan Hadji Boudella dibebaskan dari Guantanamo Selasa kemarin. Ketiganya menjalani hukuman selama hampir tujuh tahun. Mereka juga termasuk tahanan pertama yang dibebaskan selama pemerintahan presiden George W Bush.

Saat sampai di bandara Sarajevo, ketiganya sempat ditanya polisi kemudian dibebaskan dan bergabung bersama keluarga.

Idir dan dua kawannya termasuk dari enam pria kelahiran Aljazair yang ditangkap pada 2001. Mereka dituduh melakukan penyerangan kedutaan besar AS di Sarajevo di tahun itu.

Pada Januari 2002, pengadilan Bosnia melimpahkan kasusnya kepada pihak AS hingga kemudian dijebloskan ke penjara Guantanamo. Namun pada 20 November 2008, hakim AS memutuskan lima dari enam di antara mereka tidak terbukti bersalah, dan bisa dibebaskan.

Kedatangan mereka kemarin juga disambut hangat oleh warga muslim. "AS memutuskan bahwa mereka tidak terbukti bersalah. Ini merupakan berita bagus," tutur Sulejman Tihic pimpinan Party of Democratic Action (SDA) yang merupakan organisasi politik muslim terbesar di Bosnia.

Sementara wakil presiden SDA Bakir Izetbegovic mengatakan, pembebasan mereka semakin membuktikan bahwa di Bosnia Herzegovina tidak ada jaringan teroris.

Dikutip dari okezone.com


0 comments:

Post a Comment

 
Copyright © Jugovic Land