Monday, December 21, 2009

Badai Salju Menyerang Eropa




Datangnya Natal amat ditunggu tunggu oleh semua umat nasrani, di Indonesia sendiri Natal biasanya datang saat musim hujan, membuat suasana semakin dingin......namun karena keadaan alam yang tidak menentu belakangan ini, gak jarang terjadi banjir setelah hujan yang membuat aktivitas sehari-hari semakin sulit.....

Tidak hanya di Indonesia, di Eropa pun di mana saat natal salju turun dengan lebatnya dan membuat seluruh bumi dilapisi salju putih yang indah, yang kadang membuat orang2 yang tinggal ditempat yang tidak bersalju berbondong -bondong kesana untuk merayakan Natal di bawah hamparan salju putih.........Namun tidak untuk tahun ini, Menurut kompas.com Badai salju yang menyerang Eropa hingga Senin (21/12/2009)kemarin, sudah menelan 80 korban jiwa.

Badai salju yang menyerang Eropa mengacaukan sarana transportasi, di beritakan bahwa
ratusan penerbangan antar eropa terganggu karena cuaca yang buruk. Lebih dari 10.000 penumpang kereta cepat tujuan London-Paris tidak bisa diberangkatkan. Sebuah mobil yang tergelincir dan masuk ke rel kereta, menyebabkan kereta komuter di Paris terguling sehingga melukai 36 penumpang.

Tidak berfungsinya kereta api cepat Eurostar yang menghubungkan London dengan Paris dan Brussels merupakan simbol penderitaan masyarakat Eropa. Lebih dari 2.000 penumpang terjebak di terowongan ketika lima kereta mogok hari Jumat, dan lebih dari 10.000 penumpang tak bisa berangkat karena semua pemberangkatan kereta dibatalkan, dan Eurostar diumumkan dalam perbaikan hari Selasa.

Sementara itu di Zagre, ibukota kroasia, kereta yang menabrak tiang penyangga melukai 52 orang, menurut penyelidik disana suhu udara yang mencapai minus 17 derajat membuat re tidak berfungsi, sedangkan di Bavaria sendiri suhu udara mencapai 33,6 derajat (Nggak bisa dibayangin khan dinginnya).

Malang bagi para Tunawisma yang tidak memiliki tempat tinggal di Polandia, 42 orang dikabarkan meninggal dunia karena kedinginan pada suhu minus 20 derajat Celcius.

bagi mereka yang tingga di Manchester patut lega karena Penerbangan di Bandara Manchester merupakan satu-satunya bandara yang masih bisa digunakan pada cuaca ekstrim ini, sehingga Inggris kini mengalami peningkatan aktivitas luar biasa di bandara Manchester. Sedangkan di Brussels, penumpang berbaris selama beberapa jam untuk mendapatkan penerbangan.

sampai kapan keadaan cuaca tersebut bisa pulih......mungkin inilah salah satu efek dari Global Warming yang menyerang Dunia.......jika keadaan ini tidak segera dipulihkan, maka akan ada kemungkinan badai salju yang lebih hebat bakal menyerang Eropa dan Hujan deras akan mengguyur Indonesia pada Akhir tahun depan....

Sumber : Kompas.com

2 comments:

Elsa said...

wuiiih ternyata parah banget ya badai saljunya. tak kusangka...

Lord of Destruction said...

Yap....Gak dimana-mana, alam nggak selalu bersahabat!!!

Post a Comment

 
Copyright © Jugovic Land