Monday, January 9, 2012

Terima Kasih Cinta


Saat hati ini membutuhkan kehangatan, engkau datang menyelimutinya dengan cinta, saat hati ini berada dalam kebimbangan kau datang menopang dengan rasa sayang dan kepedulian. Sekarang semua itu hanya bisa dikenang dalam hati sebagai suatu peristiwa terindah bernama "Cinta Pertama".

Kehidupan percintaan tidak akan selalu mulus, ada gelombang-gelombang yang akan mengombang ambingkan perasaan cinta tersebut, akan ada tembok besar yang akan menghadang di depan.



Semua peristiwa yang telah terjadi merupakan berkah yang telah TUHAN berikan padaku, banyak pelajaran yang bisa diambil disana seperti : kasih sayang keluarga, Tanggung jawab, Kebersamaan, Kesetiaan, Pengorbanan, Kedewasaan, Ketabahan, Kesabaran dan masih banyak lagi hal-hal baik yang dipelajari darinya.

Walaupun sejak awal kutahu jalannya akan terjal dan berliku, namun keyakinan akan cinta itu yang membuatku mampu menjalaninya dengan senyuman, walau terkadang kepedihan itu datang menghampiri, namun cinta mampu membuang jauh-jauh rasa pedih tersebut dan menggantinya dengan kegembiraan.

Susah senang dilalui bersama, dari awal pertemuan yang diisi dengan berbagai penolakan namun dengan ketulusan dan kasih sayang yang kumiliki pada saat itu, ternyata mampu meluluhkan hatinya dan memberiku kesempatan untuk membahagiakannya. Dengan segala daya dan upaya perlahan aku mampu mengembangkan kembali senyuman yang lama hilang dari wajahnya.

Namun karena keterbatasan pengetahuan tentang cinta, terkadang tindakan yang kulakukan bukan membuatnya senang, malah membuatnya kesal dan jengkel. Namun aku terus berusaha mencari jalan agar permasalahan yang terjadi bisa segera diselesaikan.

Mungkin baginya kesalahanku terlalu besar dan tidak bisa ia maafkan,walaupun tidak ada maksudku untuk melukainya saat itu, namun aku tetap akan menjadi teman yang bisa saling menghibur dan menguatkan satu sama lain, sesuai dengan janjiku padanya dulu. Biarlah waktu yang menjawab semuanya, dan jika TUHAN memang mengharuskan kita untuk jalan masing-masing, semoga kita bisa tetap menjadi teman, seperti saat kita pertama kali bertemu saat SMA.

Terima kasih CINTA, maaf atas kesalahan yang pernah kubuat, tidak ada maksudku untuk memusuhimu dan keluargamu, mungkin maksudku diterima lain olehmu dan itu wajar sebagai seorang manusia yang punya keterbatasan. Aku tidak punya cukup kata-kata untuk menjelaskan semuanya itu, yang perlu kau tau ialah aku akan terus menyayangimu walaupun dengan cara yang berbeda.

Harapanku ialah agar suatu saat nanti kita bisa duduk di satu meja, saling bercengkrama tentang berbagai hal dan tertawa lepas bersama lagi seperti dulu kala. karena pertengkaran yang hebat waktu itu benar-benar telah menjauhkan kita satu sama lain dan membuatku kembali menjadi orang asing seperti saat kita belum bertemu.

Terima Kasih untuk watu terindahmu selama ini, semoga kau mendapatkan orang yang tepat untuk kehidupanmu di masa kini dan masa yang akan datang.

GOD BLESS YOU
GOD PROTECT YOU
GOD LOVES YOU fron now till end of time.






"Uncle always be the same person for Auntie"

0 comments:

Post a Comment

 
Copyright © Jugovic Land