
Jini, Desi dan Amel sejak lahir hidup di jalanan. Ibunda, nenek, buyut serta saudara2nya seumur hidup tidak punya rumah tetap. Sehari-hari mereka menggelandang bersama,
sekelompok besar berisi 10-20 anggota, mencari makanan dari tong-tong sampah.
Kadang ada seorang yang baik, memberikan sebungkus nasi lauk yang harus mereka bagi bersama. Lebih sering yang mereka terima adalah makian, pukulan dan tendangan karena dianggap mengotori halaman dengan cabikan sampah. Mereka kotor, bau dan dianggap hama. Tak ada yang bisa mereka kerjakan selain mencari makan dan beranak pinak.
Sekelompok orang bersedia melakukan apapun demi uang. Beberapa anggota keluarga Jini, Desi dan Amel diculik untuk dijual untuk dikonsumsi atau dibuat berburu babi hutan … nasibnya pun tidak jelas.
Jika beruntung, orang yang membeli akan menyayangi mereka sebagai anggota keluarga.
Kisah diatas mirip kisah manusia yang terjebak kemiskinan di ibukota. Sebagian besar yang mendengar akan jatuh kasihan dan mengusahakan sesuatu untuk menyelamatkan mereka. Namun, jka kami memberi tahu bahwa kisah di atas adalah mengenai sekelompok anjing jalanan, sebagian besar tersebut akan mengendus pergi. "Cuma anjing toh". Hanya kita, yang menyayangi anjing kita di rumah sebesar kita menyayangi adik sendiri yang mengerti arti sesungguhnya penderitaan anjing jalanan, yg kelaparan, terhina dan tersiksa.
Banyak orang mempertanyakan "Kenapa kucing/anjingnya dikebiri? kasian kan..." atau berkomentar ngotot "Anti Sterilisasi". Jika ditanyakan kenapa berpendapat demikian, jawabannya hanya satu "Anjing/kucing juga punya hak untuk hidup". Ya, itu yg kita perjuangkan, hak untuk hidup, bebas dari rasa takut, lapar dan penderitaan. Berkembang biak tak terkendali justru mengurangi kekuatan hak untuk hidup layak.
Kami tekankan, sterilisasi tidak sama dengan aborsi. Sterilisasi tidak mengandung unsur penghilangan hak untuk hidup. Sterilisasi memperjuangkan hidup yang lebih baik bagi anjing/kucing yang menderita di jalanan.
Manusia bisa mengerti kalau dirinya belum mampu memberi makan bagi keturunan, manusia akan ikut program KB. KB manusia adalah salah satu contoh sterilisasi. Ada juga sterilisasi permanen yang bernama vasektomi dan tubektomi, dimana manusia yang menjalaninya akan steril seumur hidup. Dengan KB, manusia menunda/menghentikan kelahiran, melanjutkan perjuangan memperoleh hidup yg lebih baik bagi diri sendiri. Anjing/kucing tidak mengerti, karena itu kita memperjuangkannya untuk mereka, dengan sterilisasi.
Dengan sterilisasi satu ekor anjing/kucing, secara tak langsung kita menyelamatkan ribuan calon anjing/kucing dari penderitaan.
Anjing/kucing yang steril hidup lebih sehat dan bahagia. Bantulah kami mewujudkan dunia yang lebih baik , demi anjing/kucing dan demi diri sendiri juga.
sumbangsih berapapun juga akan sangat bermanfaat membantu pembiayaan operasi.
kirimkan donasi ke bca 5240008698 an dr Susana atau mandiri 1260005813612 an susana






0 comments:
Post a Comment